Ya…kata-kata itulah yang mungkin keluar dari mulut anak kita, dimana mereka merasa bahwa mereka telah “disiksa” oleh orang tuanya saat dipaksa belajar, dipaksa sekolah, dipaksa makan sayur, dipaksa minum susu, dipaksa gosok gigi, dipaksa solat, serta pemaksaan lain yang diartikan sebagai penyiksaan. Padahal kita tahu bahwa tidak ada orang tua yang ingin menyiksa anaknya karena semua mereka lakukan untuk membuat anaknya sukses dimasa depan.

Sebenarnya MENCINTAI ANAK ITU TIDAK PENTING…yang penting adalah ANAK MERASA DICINTAI. Pernyataan ini sama dengan istilah pemaksaan diatas, dimana orang tua merasa sangat sayang dengan anaknya sehingga “dipaksa” untuk melakukan ini dan itu, sementara si anak justru merasa sebaliknya. Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter


Saat ini, banyak sekali orang yang mengalami perasaan kurang nyaman tanpa tahu penyebabnya, yang mereka tahu perasaan mereka menjadi mudah marah, mudah sedih, tidak semangat, tiba-tiba ingin menangis sendiri serta perasaan tidak nyaman lainnya. Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Pernahkah Anda memperhatikan tulisan tangan Anda yang sekarang dengan tulisan tangan Anda saat sekolah SD, SMP, SMA, sampai dengan hari ini ?

Kalau Anda masih memiliki atau menyimpan tulisan tangan Anda beberapa tahun yang lalu, coba bandingkan dengan tulisan tangan Anda hari ini. Perhatikan tentang tekanan tulisan yang dibuat ( dimana tekanan tulisan bisa dilihat salah satunya dari tebal tipisnya warna tulisan, bisa juga dengan meraba bagian belakang kertas yang kita tulis ), perhatikan juga kemiringan tulisan apakah cenderung ke kiri, ke kanan atau tegak lurus, baseline tulisan (naik turunnya tulisan), ketepatan posisi titik pada tempatnya untuk huruf “i” dan “j” serta lainnya.

Ternyata tulisan tangan, gambar, tanda tangan serta hasil karya tangan lainnya bisa menceritakan kondisi penulisnya.

Sebagai contoh soal ketepatan dalam penempatan  titik di huruf “i” dan “j”, coba perhatikan tulisan Anda khususnya untuk penulisan huruf “i” dan “j”, apakah Anda menuliskan titiknya atau tidak, kalaupun ada titiknya, coba perhatikan posisinya, apakah tepat diatas huruf atau dibelakang atau didepan huruf penempatan titiknya, kalaupun tepat diatas huruf, apakah titiknya berbentuk titik atau bulat atau bentul kain seperti hati dan lainnya, ternyata dari hanya penempatan titik saja, kita bisa tahu seperti apa penulisnya. Dalam teori graphology, bila seseorang selalu menempatkan titik tepat diatas huruf nya maka penulis tersebut merupakan orang yang teliti sehingga sangat cocok bila ditempatkan sebagai orang keuangan atau profesi yang menuntut ketelitian. Apabila penempatan titiknya setelah huruf “i” atau “j” maka penulisnya sering terburu – buru dalam mengambil keputusan.

Cara lain untuk menilai kejujuran seseorang dari tulisan tangannya adalah dengan melihat tulisan tangannya terhadap kata-kata tertentu yang ingin kita ketahui kebenarannya, misalnya kata-kata sayang, cinta, uang yang hilang, barang hilang, dan lainnya. Sebagai contoh apabila kita sedang berpacaran dengan seseorang, cobalah minta pacar kita tersebut untuk menulis surat cinta dengan menggunakan tulisan tangan dengan menggunakan bolpoin diatas secarik kertas putih polos lalu perhatikan tulisan kata cinta, sayang, dan lainnya yang ditulis oleh pacar kita. Coba perhatikan kemiringan tulisannya, apabila mayoritas tulisannya miring ke kanan tetapi untuk kata-kata “cinta”, “sayang” kemiringan tulisannya miring kekiri atau tegak lurus maka kita perlu mempertanyakan ketulusan cinta & sayangnya, begitu juga perhatikan baseline tulisan, tekanan tulisan dan lainnya, apabila mayoritas baseline tulisan ke arah atas sementara saat menulis kata  ”cinta”, “sayang” baseline tulisannya ke arah bawah, maka kita perlu mempertanyakan ketulusan cinta & sayangnya dan begitu seterusnya kita membandingkan mayoritas tulisan dengan kata-kata yang ingin kita ketahui kebenarannya.

Kita juga bisa mendeteksi kejujuran diri kita terhadap kesuksesan dan lainnya dengan melihat tulisan tangan kita dengan cara yang mirip seperti diatas.

Knowning is nothing, Take Action miracle Happen

Nufirwan


Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Pada artikel sebelumnya yang berjudul “Hipnotis yang paling berbahaya” kita sudah sama-sama tahu bahwa Hipnotis baru bisa terjadi apabila memenuhi 2 syarat, yang pertama tertembusnya pikiran kritis dan yang kedua diterimanya sebuah sugesti. Sugesti ini bisa menjadi believe baru kita atau memperkuat believe yang sudah ada sebelumnya, apabila kita mengizinkannya Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

“Saya akan bahagia kalau sudah memiliki rumah mewah, mobil sport, deposito 5 miliar Pak”, begitulah jawaban dari salah satu peserta seminar yang saya adakan. Peserta seminar lainnya pun juga punya kategori atau persyaratan tertentu untuk menjadi bahagia, ada yang baru bahagia apabila orang tuanya bahagia atau anaknya bahagia atau orang yang dicintainya bahagia, serta persyaratan lainnya. Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Akhir-akhir ini kita sering sekali diberitakan oleh berbagai media tentang berbagai macam jenis kejahatan dengan menggunakan “Hipnotis” sehingga kata-kata Hipnotis benar-benar menjadi momok di negeri ini.

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah terlanjur melabel Hipnotis sebagai ilmu yang berkonotasi negatif dimana mereka sangat percaya kalau sedang di hipnotis pasti si korban menjadi tidak sadar atau hilang kendali sehingga akan menuruti apapun yang diminta oleh pelaku hipnotis, ditambah lagi tayangan hiburan di televisi yang diperankan oleh para penghipnotis terkenal yang bisa mempermainkan korbannya sesuai dengan keinginannya sehingga memperkuat persepsi negatif tentang hipnotis. Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Banyak sekali permasalahan yang kita hadapi saat ini dan belum menemukan solusinya disebabkan karena kita tidak tahu apa sesungguhnya yang kita butuhkan.

what do you want hipnoterapi

Sebelum Anda bertanya maksud pernyataan diatas, saya akan mengilustrasikannya sebagai berikut.

Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter


Saat musim pertandingan sepak bola, baik kelas dunia maupun kelas lokal, tanpa disadari kita telah di “hipnotis” oleh pengamat sepakbola yang ikut memandu pertandingan sepakbola bahkan kita bisa menyalahkan seorang pemain yang sudah mati-matian membela timnya, karena pengamat tersebut memberikan opini sesuai dengan keinginannya tanpa memperdulikan alasan sesungguhnya dari pemain yang disalahkan kenapa dia melakukan tindakan tersebut. Anehnya kalau pengamat tersebut diterjunkan langsung untuk bermain sepakbola, tentu permainannya sangat jauh dari apa yang sering dia komentari untuk orang lain. Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Kalau saya mengatakan kepada Anda dalam bahasa Bosnia seperti dibawah ini :

moje Sjajan

Apa yang Anda rasakan kalau saya mengatakan kata-kata seperti diatas ? Apakah Anda marah pada saya, kesal terhadap perkataan saya atau perasaan lainnya ? Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter


Coba kita praktekan memegang gelas kosong seperti gambar dibawah ini

sekilas terlihat sangat mudah dilakukan & pastinya sangat ringan karena gelas tersebut berukuran kecil & kosong sehingga anak kecilpun akan mudah melakukannya. Read the rest of this entry »

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter
Garansi & Free Ongkir

Warning: base64_decode() has been disabled for security reasons in /home/klinik/public_html/wp-content/themes/house_listing_for_sale_bue049/footer.php on line 6